komik bukanlah CERGAM-cerita bergambar seperti yang kita kenal selama ini.
Dalam cergam, gambar berperan sebagai ilustrasi, pelengkap, tulisan, sehingga sebetulnya tanpa hadirnya gambarpun cerita masih bisa dinikmati pembacanya.
Dalam komik yang terjadi adalah sebaliknya, teks atau tulisan berperan sebagai pelengkap gambar, misalnya: memberi dialog, narasi, dan sebagainya – jadi lebih tepatnya KOMIK adalah GAMCER – gambar bercerita. Sehingga sebuah komik, kalau penggambar “canggih”, istilah saya, bisa saja tanpa kata-kata.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar